Tuesday, November 29, 2016

KORELASI UKURAN TALANG DENGAN TANAMAN YANG DITANAM.


Bila pada NFT, Nutrient Film Technic, Hidroponik Talang Landai, kita menggunakan talang-hujan rumah-tangga, terbuat dari PVC, panjang 4 m, yang ukuran dasarnya 11 cm, bisa dengan mudah menanam kangkung, bayam, selada keriting. Tetapi Romaine lettuce, yang ukurannya besar dan tinggi, mungkin akan sedikit sulit untuk memeliharanya hingga umur lanjut, dan terpaksa di panen lebih awal.
Belakangan ini banyak talang, atau sering disebut "gully", yang siap pakai didatangkan dari luar negeri. Di dalam negeri juga ada kabar bahwa ada yang akan mulai membuatnya, tetapi terhalang dengan kuantitas yang harus dipesan. Potongan melintangnya berbentuk trapezium, dengan lubang tanam di atasnya , dengan garis tengah sekitar 3,5 cm, jarak antar lubang tanam 15 atau 20 cm. Ada pula yang berbentuk empat persegi panjang, dengan panjang 6 
meter.
Saya pribadi naksir menggunakan talang-hujan, yang lebar dasarnya 17 cm dan 27 cm, yang terlihat di toko bahan bangunan di Duren Sawit, Kali Malang, Jakarta Timur. Dengan talang yang demikian lebarnya, leluasa sekali menamam cherry tomato hingga umur 9 bulan. Hal ini juga memungkinkan untuk mendua-cabangkan tanaman tomat tersebut, dan memelihara hingga panjang tanaman itu 16 meter. Walau satu butir benih harganya mahal, bila bisa memelihara untuk jangka panjang dan menghasilkan belasan kilogram buah per pohonnya, pulang modallah kita. Ini hanya karena lebar talangnya istimewa. Sekarang sedang difikirkan modifikasi konsep ini, yang bisa dan mudah diterapkan di kondisi dalam negeri kita.

No comments:

Post a Comment